Beberapa hari setelah Gusdur wafat, presiden AS Barrack Obama datang ke Indonesia untuk mengucapkan belasungkawa.
Dalam kesempatan itu, Barrack Obama bertemu dengan beberapa petinggi PBNU. Terjadilah dialog antara Obama dan seorang tokoh PBNU.
Obama: Waah, hebat ya Pak Kyai, NU ini ternyata merupakan sebuah ormas yang boleh dikata sebagai yang terbesar di dunia.
Kyai: Tentu Mister, untuk menggaji perangkatnya saja, kami membutuhkan miliaran rupiah di tiap bulannya.
Obama: Di Amerika, jangankan pejabat Ormas, pengangguran saja digaji.
Kyai: Wah, masih kalah Mister. Di Indonesia, pejabat digaji saja pada nganggur.
Obama: Di Amerika, semua Ormas selalu kompak dalam menanggapi isu politik.
Kyai: Di Indonesia, demokrasi dijunjung tinggi. Sehingga NU menanggapi isu politik dengan penuh warna dan berbeda-beda. Makanya, NU menjadi Ormas terbesar tapi dalemannya ancur carut marut.
Obama: Saya dengar NU memang begitu. Tapi Saya heran, kenapa ya NU gak mati-mati?
Kyai: Saya juga heran Mister. Kenapa ya, NU gak hidup-hidup?
*Just kidding, Brow!!
sumber kapten gialorossi
Artikel Terkait:
lucu
- WARIA DAN POLISI ADU MULUT (humor)
- HUMORAN MALAM PERTAMA PENGANTEN
- ISTRI DI PERKOSA GARA-GARA SALAH SAMBUNG SMS
- bahaya facebook
- kisah lucu nenek genit
- cerita lucu tentang ayu ting ting
- ngakak ala santri nemu duit
- 5 manfaat rokok
- Kopi Kampung (humor ala santri)
- Jodoh Gus Dien (Part V -habis) cerbung santri lucu
- Jodoh Gus Dien (Part IV) cerbung santri lucu
- Jodoh Gus Dien (Part III) cerbung santri lucu
- Jodoh Gus Dien (Part II) cerbung santri lucu
- Jodoh Gus Dien (Part I) cerbung santri lucu
- Istri yang Cerdas (+18) humor ala santri
- NGAKAK ALA SANTRI
- Wajah Asli di Balik Topeng Kakashi di Serial Naruto
- 80 Manipulasi Gambar (Excellent Examples of Photo Manipulation Art)
- Kumpulan Foto Lucu yang Cuma Ada di Indonesia
- Cerita Lucu ( pic )ngakak gan
- Salah sambung (ngakak gan)
- Kumpulan kata-kata lucu
- Beberapa Tingkah Laku Manusia Yang Kocak dan Aneh
- Plesetan Macam - Macam Model Kondom
0 komentar:
Posting Komentar