ads

Inilah 3 Faktor Psikologis Penyebab Gagalnya Orgasme Pada Wanita


Anorgasmia, istilah ini cocok disematkan pada wanita yang sulit mendapatkan orgasme. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab wanita gagal orgasme. Khusus untuk posting kali ini saya hanya focus membahas sisi psikologis penyebab gagalnya wanita mendapatkan orgasme. Berikut ini saya berikan 3 faktor mental dan emosional yang membuat wanita gagal mendapatkan orgasme dalam sesi hubungan suami istri sebagaimana yang saya kutip dari Your Tango. .

Pandangan Tentang Seks
Pengaruh latar belakang pendidikan dan budaya tempat wanita itu berada sangat mempengaruhi seksualitasnya. Jika wanita ini sejak kecil sudah diajarkan bahwa hubungan seks adalah sesuatu yang tabu, maka tidak menutup kemungkinan ketika dewasa dia cenderung tertutup terhadap aktivitas hubungan seks dan tidak leluasa melepaskan orgasme karena sulit menikmati seks itu meskipun dilakukan bersama suaminya yang sah.
Terapi seks merupakan metode pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Ubahlah pandangannya tentang seks sehingga ia bisa menikmati hubungan seks sebagai sarana untuk merasakan kenikmatan karena melakukannya bersama pasangannya yang sah.

Enggan Bereksplorasi Seks
Lagi-lagi ini merupakan faktor dari diri sendiri. Bereksplorasi seks itu sangat penting untuk mengetahui posisi seks apa yang membuat anda lebih bergairah ketika melakukan hubungan seks suami istri. Dengan mengetahui posisi seks yang membuat anda merasa nyaman dan menikmati seks, maka akan mudah bagi pasangan anda untuk membuat anda merasakan orgasme. Tidak ada salahnya melakukan eksperimen seks sepanjang anda bias menikmati seks itu dan tentunya dengan pasangan sah anda.

Trauma Di Masa Lalu
Contoh trauma masa lalu yang terkait dengan seks adalah peristiwa pelecehan seksual atau pemerkosaan yang dialami oleh wanita di masa lalunya. Tekanan akibat pelecehan seksual dan pemerkosaan yang dialaminya bias membuat wanita memandang seks itu dari segi negative dan menganggapnya hanya untuk menyenangkan kaum pria saja. Untuk yang satu ini, anda memang membutuhkan seorang therapist seks atau psikolog untuk menyembuhkan trauma anda.




sumber

Artikel Terkait:

0 komentar: